Skip to main content

Teknik Radiografi Calcaneus




1. Anatomi Os. Calcaneus

Os calcanues atau os calcis adalah bagian dari tulang Tarsal terbesar dan terkuat. Sumbu panjangnya terletak posteroanterior dari kaki. Pada permukaan anterior mempunyai permukaan sendi yang berbentuk cembungcekung untuk bersendi dengan os cuboideum yang mempunyai permukaan post yang kasar. Permukaan dorsalis mempunyai 3 buah permukaan sendi, bagian posterior paling besar dan cembung yang permukaan bawahnya tanpa ada permukaan sendi.permukaan medialis cekung yang berlawanan dengan permukaan lateralis yang mendatar.
Anatomi calcaneus


2. Definisi  Ilmu yang mempelajari tata cara pemeriksaan os. calcaneus secara radiologi dengan menggunakan sinar-x untuk menegakkan diagnosa. 

3. Klinis

  • Kalsifikasi
  • Fracture
  • Kelainan patologis
4. Persiapan Pemeriksaan
  • Persiapan Pasien 
Bebaskan daerah calcaneus dari benda-benda logam 
  • Persiapan Alat
    • Pesawat Sinar -X
    • Marker
    • Kaset dan film (18 x 24 cm)
    • Alat Fiksasi
    • Load Pembagi
5. Proteksi Radiasi
  • Gonad shield
  • Apron
  • Batasi lapangan penyinaran

6. Teknik Pemeriksaan
  • Proyeksi Axial (Plantodorsal)
    • Posisi Pasien :  Pasien supine atau duduk di atas meja pemeriksaan dengan kaki diekstensikan
    • Posisi Objek : Pedis diletakan vertikal di atas kaset horizontal. Jari-jari kaki full ekstensi dengan ditarik kain supaya tidak superposisi dengan calcaneus.
    • Central Ray : 40° Cranialli
    • Central Point : Metatarsal III
    • Krteria Gambar :
      Tampak gambaran axial os calcaneus terutama daerah tuberositas, sustentaculum tali dan processus trochlear.
       
  

Tampak fracture pada calcaneus
 

Comments

Popular posts from this blog

Sekilas Tentang CTR (Cardio Thoracic Ratio)

Pada pemeriksaan radiologi khususnya Thorax, kadang-kadang ditemukan dimana ukuran bayangan jantung terlihat lebih besar dari biasanya.  Meskipun terlihat lebih besar dari biasanya, kita tidak bisa langsung mengatakan bahwa jantung tersebut mengalami pembesaran atau biasa disebut Cardiomegally. Untuk menentukan apakah jantung tersebut mengalami pembesaran, maka diperlukan sebuah perhitungan yang disebut dengan  Cardiothoracic Ratio Sebelum lanjut melangkah berikut sedikit diulas mengenai anatomi jantung manusia ANATOMI JANTUNG Jantung adalah pusat dari sistem kardiovaskuler yang terletak dalam rongga dada diantara 2 paru. Jantung dilapisi oleh sebuah kantung yang disebut perikardium (kantong fibroserosa), fungsinya adalah membatasi pergerakan jantung dan menyediakan pelumas. Perikardium terletak dalam mediastinum medius, posterior terhadap corpus sterni dan kartilago costae II sampai VI. Ruang-ruang jantung  → dibagi oleh septum verti...

BEBERAPA ISTILAH YANG SERING KITA DENGAR PADA HASIL DIAGNOSA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI

Istilah Radiologi. Infiltrat: gambaran densitas paru yang abnormal yang umumnya berbentuk bercak-bercak atau titik-titik kecil dengan densitas sedang dan batas tidak tegas. Merupakan gambaran suatu proses aktif paru.  Fibrosis: jaringan parut dengan gambaran umumnya berbentuk garis atau pita dengan batas yang tegas dan densitas yang tinggi. Merupakan gambaran suatu proses lama dari peradangan pada paru. Kalsifikasi : deposit kalsium/kapur yang pada foto toraks memiliki gambaran bercak atau titik dengan densitas yang tinggi menyerupai jaringan tulang, merupakan pertanda dari proses lama pada paru. Bullae: Suatu kantong berdinding tipis yang berisi udara, umumnya disebabkan oleh destruksi alveolus kemudian terisi oleh udara. Bullae biasanya terletak dekat dengan pleura/di perifer paru. Gambaranya adalah area avaskuler berbentuk bulat dan berdinding tipis. Kista : Suatu rongga yang spheris, berdind...

PEMERIKSAAN CERVICAL DINAMIK

p e meriksaan cervi c al dinamik merupakan pemeriksaan radiologi non kontras dari vertebra cervical . Proyeksi yang digunakan dalam pemeriksaan ini adalah lateral dengan metode hyperflexi on dan hyperexten sion . Pada kasus-kasus tertentu yang beresiko seperti trauma   p e meriksaan cervi c al dinamik dianggap perlu dilakukan jika pada proyeksi ap dan lateral basic belum bisa memberikan hasil diagnose yang maksimal. tujuan dilakukanya pemeriksaan cervical dinamik   itu sendiri adalah untuk menunjukkan   adanya trauma cervical yang tidak tampak pada pemeriksaan cervical basic, serta ada dugaan tejadinya trauma yang tidak disertai fraktur dan terjadinya dislokasi yang reposisi. Pemeriksaan ini akan memperlihatkan spondyilolistesisnya Jika ternyata terbukti terjadinya kelainan pada vertebrae cervical serta memperlihatkan motilias vertebra cervical dari hyeprflexi on dan hyperexten sion . jika sewaktu-waktu anda diharuskan untuk melakukan pemeriksaan cervi c a...